COMPANY PROFILE PAYTREN

5 kesalahan di paytren

5 Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Pebisnis PayTren

Apakah Anda pernah menemui mitra PayTren yang dari dulu hingga sekarang belum juga sukses, hingga bertahun-tahun tdk bisa merekrut satupun mitra baru?

Pernahkah Anda menemui orang seperti itu?
Atau jangan-jangan Anda sendiri yg mengalami?

Jika Anda mengalami hal ini, maka Anda sangat beruntung karena saya akan sharing kpd Anda rahasia para leader PayTren bisa sukses dan tumbuh besar.

Tapi, sblm kita bahas apa rahasia kesuksesan para leader PayTren, kita wajib tau dulu apa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh mitra PayTren.

Kenapa kita wajib tau kesalahan-kesalahan terlebih dulu?

Jelas, agar kita bisa terhindar dari kesalahan-kesalahan tsbt. Atau, jika kita sudah melakukan kesalahan ini, kita bisa memperbaikinya.

Lalu, apa saja kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh mitra PayTren? Jika Anda tidak sabar, yuk langsung aja kita simak satu persatu Kesalahan yang Sering Dilakukan Pebisnis Paytren.

1. Menggunakan Jargon (Penjelasan) yang Kurang Tepat

Terkadang ada mitra yang terlalu bersemangat dalam mempromosikan PayTren, mereka selalu menggembor-gemborkan kalimat seperti:

"Gabung PayTren dan dapatkan kebebasan finansial"
“Rekrut 2 orang dan bantu mereka mendapatkan 2 orang lagi, lakukan selama 1 tahun dan nikmat hasilnya”

Apakah cara merekrut sesederhana itu? TIDAK!

Ada banyak aspek lagi yang perlu dijelaskan secara terperinci, uang tidak seharusnya menjadi motivasi tunggal untuk memilih PayTren.

Saya tau kita semua ingin menghasilkan banyak uang, tapi pilihan bisnis tidak boleh hanya didasarkan hanya pada uang semata.

Kesalahan yg paling sering dilakukan mitra adalah terlalu bersemangat pada potensi pendapatan, namun tidak memberikan informasi-informasi lain yang lebih bermanfaat.

2. Tidak Menargetkan Orang yang Tepat.

Saya banyak menemui mitra yang meminta member barunya untuk membuat daftar 100 orang yang mereka kenal untuk kemudian memprospeknya.

Kelemahan metode ini adalah banyak membuang waktu dan banyak menciptakan kekecewaan akibat penolakan yang terjadi di awal.

Anda harus tau, tidak semua orang dpt di prospek.

Kita harus cerdas dalam mengidentifikasi target pasar, dan selanjutnya mempersiapkan daftar orang yang mungkin tertarik dengan PayTren barulah kita memprospeknya.

3. Tidak Menindaklanjuti

Melakukan tidak lanjut (follow up) bukan berarti Anda terus menghubungi teman dan keluarga yang pernah mengatakan bahwa mereka tdk tertarik. Follow up harus dilakukan pada orang2 yg telah menunjukkan minat pada produk PayTren yang Anda tawarkan.

Banyak Mitra PayTren kehilangan kesempatan untuk mengembangkan bisnis karena tidak menindaklanjuti prospek potensial. Hal ini karena sebagian prospek tidak akan langsung mendaftar pada pertemuan pertama karena berbagai sebab.

Kadang-kadang waktunya tidak tepat. Atau, mungkin mereka harus berpikir dan melakukan riset. Intinya, pastikan melakukan follow up pada setiap prospek potensial.

Jika setelah follow up seseorang menyatakan tidak tertarik, maka relakanlah. Mereka mungkin akan datang kembali setelah mereka melihat keberhasilan Anda. Intinya, Anda tidak ingin merusak hubungan dengan terus-menerus berusaha merekrut orang-orang yang tidak tertarik.

4. Tidak Konsisten

Banyak Mitra yang asal asalan, cenderung kebanyakan update Status tentang PayTren tanpa terjadwal. Sehari Update Paytren, hari berikutnya produk lain dan seterusnya dan sebagainya. Sebenarnya buyer ingin melihat apakah Anda seorang “opportunist”, yang akan mempromosikan penawaran lain. Setelah itu, tunjukkan kepada prospek Anda bahwa Anda orang yang konsisten! Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda PERCAYA dengan “kelanggengan” bisnis Anda beserta segala manfaat dan keuntungan yang ditawarkan di dalamnya!

5. Tidak Menyukai Produk yang Dijual.

Terdapat banyak kesamaan diantara para Leader PayTren yang sukses, rata-rata mereka mencintai produk atau jasa yang mereka tawarkan dan menggunakannya secara teratur. Mereka akan memakai produk PayTren bahkan jika mereka tidak menjualnya/merenferesikan pd org lain.

No comments:

Post a Comment

PROFILE PAYTREN